Decision Making

  • Home
  • Decision Making

Pengambilan keputusan. Sesuatu yang kita lakukan hampir di setiap saat di hidup kita. Ada yang terkait hal kecil, dan ada yang besar. Makan nasi goreng atau sushi? Bekerja sebagai seorang sales atau jadi akuntan? Banyak sekali keputusan yang kita ambil di setiap harinya.

Faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan

Keputusan kita ambil dengan merujuk pada opini yang terbentuk melalui proses mental kita dan hal tersebut dipengaruhi oleh bias yang terjadi, logika, perasaan, dan juga memori kita. Kita menimbang keuntungan dan biaya yang harus kita bayar saat mengambil sebuah keputusan. Selain itu, faktor-faktor eksternal seperti kekurangan informasi, urgensi sebuah tugas, atau energi fisik serta mental yang terbatas juga mempengaruhi proses serta hasil dari pengambilan sebuah keputusan.

Pengambilan keputusan dan pengalaman

Semakin sering kita diperhadapkan dengan situasi yang serupa, maka pikiran kita akan terkondisi untuk mengetahui konsekuensi dari keputusan-keputusan yang bisa kita ambil pada situasi tersebut. Hal ini juga berarti pikiran kita membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menimbang konsekuensi serta harga yang harus dibayar. Itu sebabnya pengalaman itu penting dalam mengerjakan sebuah pekerjaan.


Satisficing & Maximizing

Dalam pengambilan keputusan, ada konsep yang bernama satisficing dan maximizing. Satisficing berarti individu merasa puas dengan hasil sebuah pekerjaan, walaupun masih ada kekurangannya. Di sisi lain, maximizing adalah saat individu memilih untuk menunggu atau mengerjakan sebuah pekerjaan lebih lama untuk memaksimalkan hasil atau meminimalisir resiko. Seorang pengambil keputusan yang baik harus bisa menentukan, apakah dia harus bertindak sekarang atau menunggu terlebih dahulu dan mengumpulkan lebih banyak informasi.

Bagaimana cara membuat keputusan yang baik

Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya, mempertimbangkan seluruh alternative yang ada, dan terakhir menentukan keuntungan serta biaya dari pengambilan keputusan tersebut. Tetapi, di dalam hidup, sebenarnya tidak ada keputusan yang ‘benar’. Saat individu sudah melakukan seluruh pertimbangan yang bisa dilakukan, ada baiknya dia tetap komit dengan pilihan yang sudah dia buat dan jalankan sampai selesai. Menyesali pilihan yang tidak diambil tidak akan memberikan efek positif apa pun bagi kita.

Penulis Alvin, Editorial Via

Leave A Comment

twenty − one =